don’t call me sexy

28 06 2009

Sexy, as suggested by the word itself, means something sexual, something that possess sexual quality. It’s a slippery word though, because when it be used improperly, out of context and so be merely bodily, it’ll begin as a sort of harassment. Even when there are such people who consider that smartness or manner is better way to define sexiness.

In this age of gender consciousness, when sexual and gender-based right become more prominent, people consider that putting emphasize on intangible quality of a person is arguably the good way of regarding ones, and vice versa. Although sex is a very natural thing [well, all of us come to this world through something sexual, aren't us? and then, respectness that we pay to sex equals respectness that we pay to ourselves], it ought not to be loved nor to be hated too much – balance is always been the key.

Instead of calling me sexy, let’s talk about the art of being human. Sip?





shy, by chaseiro

10 05 2009

[as casted on imeem]

girl, there you were sitting right beside me
you came smiling your sweetest smile just for me
was it true or was i dreaming
was it real or was it just one of my fantasies

only the two of us, you and i
i’ve been waiting for such a time for so long
and i want to say it brief
that i wish you would not leave
i really need you here with me

suddenly i was shy
i didn’t know what to say
till it came to my mind
i might be wasting time
how could i be so shy
whenever i’m with you
you that i so admire
took my guts away to say i love you

oh… suddenly i was shy
i didn’t know what to say
till it came to my mind
i might be wasting time
how could i be so shy
whenever i’m with you
you that i so admire
i don’t want to waste my time

and how i could be so shy
i didn’t know what to say
till it came to my mind
i might be wasting time
and how could i be so shy
whenever i’m with you
you that i so admire
took my guts away to say i love you





negeri di awan

4 05 2009

di bayang wajahmu
kutemukan kasih dan hidup
yang lama lelah aku cari
di masa lalu

kau datang padaku
kau tawarkan hati nan lugu
selalu mencoba mengerti
hasrat dalam diri

kau mainkan untukku sebuah lagu tentang negeri di awan
dimana kedamaian menjadi istananya
dan kini tengah kau bawa aku menuju kesana

ternyata hatimu
penuh dengan bahasa kasih
yang terungkapkan dengan pasti
dalam suka dan sedih





在最後的一天(學中文的感覺)

18 04 2009

(下邊是這學期最後的一個中文功課。跟大家分享喔~)

在最後的一天,如果有機會可以把感情說出的話,我想這樣說的。

「老師好,各位同學好,請讓我把我的感情來表達。

能認識大家真讓我很開心。我們在這一段時間都一起學習,一起分享;雖然我算是新學生,但我覺得大家對我是很好的。大家也很會逗我笑。感謝大家的合作和幫助,讓我們可以好好地學習。感謝大家把學漢語的體驗變成快快樂樂的,所以學得也會輕輕鬆鬆的,沒有什麼壓力。」

我一直認為學中文原來不是很難的,因為想法也是東方的,跟印尼文還差不多。可是因為用很特別的字,所以要努力努力的練習和複習,也要多多看不同的文章。所以呢,我也決定要把中國朋友和有名的人的網路日記常常看。我知道這樣不是很完美的方法,因為有時候語法也會不標準,但是對我來說能夠給我很多幫助。

上課的時候,老師們的教法也很好。我很喜歡聽老師們標標準準地說漢語。只是有時候我覺得老師要多一點試試看不同的教法,這樣一定會把同學們對漢語的興趣變成更大,也會添更多的幫助。不過,我還覺得老師們都很會鼓勵我們的。

英旦 上
2009年04月18日

(原來我交的有一些地方寫錯了,這邊的是已經被改正的,還有地方寫錯了嗎?)





program televisi terbaik dan paling nggak mutu: versi SET

2 04 2009

Barusan baca artikel di Kompas.com, Yayasan SET bekerja sama dengan IJTI, Yayasan Tifa, dan Jaringan Masyarakat Pemerhati Televisi baru saja menggelar seminar hasil penelitian tentang rating publik program televisi. Menggunakan metode peer review assessment, riset dilakukan dengan menjaring penilaian 220 orang kalangan terpelajar terhadap kualitas program-program televisi secara umum dan kualitas program-program televisi berating tinggi secara khusus. Inilah hasil riset gelombang ketiga:

Program televisi paling bermutu:

  1. Kick Andy (Metro TV), persentase pemilih 22,3 persen (rating/share/indeks berturut-turut 0,7/3,3/108)
  2. Seputar Indonesia (RCTI), 3,6 persen (2,7/13,7/106)
  3. Liputan 6 Petang (SCTV), 3,2 persen (3,4/15,1/101)
  4. Jejak Petualang (Trans 7) 3,2 persen (1,8/12,8/104)
  5. Jalan Sesama (Trans 7) 2,7 persen, tanpa data rating/share/indeks

Sedangkan program televisi paling tidak bermutu adalah:

  1. Muslimah (Indosiar)
  2. Suami-suami Takut Istri (Trans TV)
  3. FTV Drama (Indosiar)
  4. Bukan 4 Mata (Trans 7)
  5. Dangdut Mania Dadakan 4 (TPI)
  6. Cinta Fitri 3 (SCTV)

Selanjutnya, penghargaan diberikan kepada tiga besar program terbaik.

Oya, beritanya ada di sini:
Tiga Program Televisi Terbaik
Inilah Lima Program Televisi Terbaik
Inilah 6 Program Televisi Paling Enggak Mutu





au revoir, my dear

9 03 2009

[Catatan: lagu ini beserta liriknya adalah hasil karya Dida, sang musisi berbakat teman sekelas 3 SMP. Dulu dia sempat berharap lagu ini dipentaskan sekelas full team waktu perpisahan SMP, dengan gue yang hendak disuruh jadi soprano dan duet bareng gebetan gue zaman itu yang adalah tenoris kelas. Hahahahaha. Sayang sampai sekarang belum kesampaian dipentaskan, siapapun yang menyanyikannya. Semua bagian dinyanyikan bergantian antara tenor dan sopran, kecuali bait Prancis dinyanyikan bersama.]

Night of stars and night of love
fall gently o’er the waters
Hold me with the powerful hand
to open your crystal fountain

Let me have my wings to fly
to reach the stars above
Guide me to the land of peace
be Thou still my strength and shield

Let all of your dreams be wings
that fly as far as the stars in the sky
Love had never an hour so bright
land me safe on the land of peace

Au revoir, to you my dear
Time to say goodbye
Au revoir, to you my dear
now it’s time to say goodbye

Vous me quitte et prend un autre amans
Chagrin d’amour dure toute la via
Au revoir, to you my dear
Au revoir, to you my dear





bermula dari sehelai baju

3 03 2009

Dua hari menjelang Chunjie, kelas Mandarin masuk seperti biasa. Akan tetapi, ada satu hal yang tak biasa: ada aura Chunjie pada pakaian yang dikenakan.

Seorang rekan bertanya pada Mbak Chichi tentang aksara-aksara yang menjadi motif blusnya hari itu. Dijawabnya, ini huruf Cina kuna, biasa dipakai untuk cap nama sampai sekarang. Huruf cap ada dazhuan ada xiaozhuan, akan tetapi, sekarang tak semua orang bisa membacanya.

Ia lantas bercerita tentang cap nama dan kedudukannya sebagai segel yang secara legal setara dengan tanda tangan di dunia Barat. Ia juga memaparkan beragam peruntukannya mulai dari segel pribadi hingga segel kenegaraan. Ia pun menggambar contoh segel pribadi, yang kucurigai sebagai namanya sendiri, dan menjelaskan susunan isinya yang terdiri atas marga dan nama. Kemudian, ia bercerita tentang pengukiran segel yang biasa dilakukan secara manual.

Dua pekan kemudian, salah satu dari rekan HI yang baru pulang dari kegiatan Model UN di Singapura menunjukkan cap nama yang dibuatnya di sana. Cap nama tersebut berbahan batuan dengan ukiran di kepalanya, ditulis dengan menggunakan jiantizi. Barangkali itu pertama kalinya rekan-rekan di kelas melihat cap nama. Semua orang bergerak melihatnya, termasuk Mbak Chichi dan aku yang jadi mempelajari nama, batuan, dan ukiran di kepala cap. Material yang indah, berukiran pula, pasti mahal.

Beberapa hari kemudian, aku bertemu Anita, adik kelasku sejurusan, di FISIP. Sebelumnya, ia tertarik melihat cap namaku tertera di buku yang dipinjam Ayu, dan jadi minta dibuatkan. Entah pula di mana bisa membuat cap nama, tapi setidaknya kubuatkan dulu lah nama Cinanya. Kutuliskan namanya, Xiao Gui-an: kedamaian yang berharga, walau kadang kupelesetkan jadi ketenangan yang mahal. Sedikit khawatir nama tersebut terlalu berat bagi perempuan, tapi tak apalah, kupikir nama yang tadi itu netral. Saat menuliskan nama, Anita sedang bersama Dhacil, temannya yang juga adalah rekan sekelas Mandarinku. Iseng-iseng kukatakan pada Dhacil untuk juga membuat nama Cina. Belakangan, kupikir bagus juga memberikan nama Qiu Mei-ying untuknya: kilau yang indah.

Belum kesampaian menyampaikan ke Dhacil, eh Ace’ juga kepingin punya cap nama dan memintaku membuatkan nama. Tapi permintaannya banyak juga ya, harus ada unsur cantik, pintar, blablabla. Aih pusing…

Kalau kata Kak Devi dan Ajeng, sekalian saja buka jasa pembuatan nama. Hahahaha.





死亡

27 02 2009

要先了解死亡的意義才能夠了解生命的意義。∼穆罕默德聖訓

上個禮拜跟朋友聊聊天,才發現我們倆都認識一個人,也聽說了這一位最近的消息。好久沒有跟她見面聯絡,還記得她開朗活潑的個性;原來她去年嫁了給男友,可是隔月先生就過世離開了。

還記得她前年說過,這位男友以前是她的同班,但當時不是了。聽她說的,他們倆的關係聽起來很美好,連兩個都覺得另一個就是自己的另一伴。我從眼光明明知道她愛上他很多很多了。

上個禮拜從朋友聽說,這位先生他本來有氣喘病,從前病已經很嚴重了,上加護病房上了很多次了。《其實她也說過她男友有這種病,可是她沒有說病有多少嚴重》後來她為了愛原意嫁給這位男友,可是∼改了一個月,病太嚴重他就離開了。

這樣的離開,雖然心理已經有準備了,但一定還是滿難過的。
希望他們最後的一個月對他們來說是最甜蜜最完美的。
希望他在另一個世界都平安快樂。
也希望她,因為愛,能夠多多堅強變成更堅強的人,心裡還滿有幸福。我知道她是很了不起的。





perseteruan Cina Daratan dan Taiwan di kelas orang Indonesia

7 02 2009

Waktu akhirnya berhasil mengumpulkan revisi skripsi dan lolos dari lubang jarum kelulusan, hal pertama yang kulakukan adalah mendaftarkan diri untuk kelanjutan pembelajaran bahasa Mandarin. Kembali lagi ke kursus di FIB, kembali lagi ke level yang seharusnya dulu kumasuki kalau saja tidak melanglang buana ke Taiwan segala dan tetap belajar di situ. Aku sebenarnya tahu kalau di level tersebut yang akan kudapatkan adalah pelajaran persis sebagaimana yang kupelajari di Taipei, tapi berhubung nggak diizinkan ikut tes penempatan ulang jadinya kembali ke level itu. Yah, hitung-hitung review; toh selama setahun ini nyaris tak bicara Mandarin dan tak pernah pula menulis aksara Cina sederhana, jadi banyak juga yang lupa.

Kursus yang semula kuikuti di Salemba kuartal ini kuikuti di Depok. Pemikirannya, Depok bisa lebih cepat dijangkau dari tempat tinggal sekarang. Masuk ke lingkungan baru, kebiasaan baru, dan bertemu orang-orang yang sebelumnya tidak pernah kutemukan di Salemba. Tentunya sejarah pembelajaran bahasa Mandarinku juga menjadi tersembunyi. Baru setelah dua-tiga pertemuan, lewat tugas dan aktivitas kelas, kemampuan bahasa Mandarinku mulai dicurigai baik oleh Kak Bayu maupun Mbak Chichi – yang secara bergantian mengajar di kelas. Biasanya, teman-teman sekelas yang lantas membocorkan urusan Taiwan tadi. Kuperhatikan, reaksi kedua pengajar tersebut termasuk menarik apalagi kalau mengingat juga latar belakang masing-masing.

Kak Bayu, yang mengajar sesi pagi, punya pengalaman belajar bahasa di Beijing dan sedari awal terlihat mempunyai ketertarikan besar terhadap aspek sosial serta sejarah masyarakat Cina, sampai-sampai terkadang lebih hafal fantizi. Hari ini begitu membagikan tugas latihan menulis dan menyampaikan tugas yang sudah dinilai Mbak Chichi, ia secara lisan mengomentari tulisanku; dan pria-pria kelas pun spontan nyeletuk kalau aku pernah ke Taiwan. Setelah interogasi soal kepergian ke Taipei waktu itu, komentar pertamanya [dan paling menonjol] adalah

Taiwan itu… oportunis! [hahaha, bagian ini aku juga terbahak, karena pasti topiknya sejarah; benar saja] Dulu itu kan Chiang Kai-shek bisa kalah dari Komunis karena itu, terus korup juga. Makanya rakyatnya pada nggak ngedukung. Rampok, itu. Dulu waktu Kaisar terakhir jatuh kan barang-barang di Kota Terlarang pada diambilin sama Nasionalis. Begitu mundur ke Taiwan, barang-barangnya dibawa semua pakai kapal ke Taiwan. Jadinya, sekarang barang-barang yang asli dipajangnya di Taiwan semua; Kota Terlarang yang di Cina isinya replika-replika doang. Paling tahta kerajaannya aja yang masih asli….

Lain lagi Mbak Chichi. Pengajar sesi siang ini pernahnya ke Taiwan, belajar bahasa juga. Agak lupa bagaimana asal-muasalnya, mungkin terkait tugas pekan lalu, Mbak Chichi tadi juga bertanya, “Intan, kamu sebelum di PPB udah pernah belajar Mandarin?” Lagi-lagi, begitu kujawab dengan agak ngeles-ngeles, ada yang nyeletuk kalau aku pernah belajar di Taiwan. Setelah interogasi, Mbak Chichi juga komentar

Saya belum pernah ke Cina Daratan; tapi percaya deh, Taiwan jaaaaaaaaaaauh lebih enak dibanding Cina Daratan. Lebih bersih, lebih teratur, lebih rapi. Kalau di Cina Daratan, toiletnya itu lho, tau nggak? Itu karena sekatnya rendah, jadi bisa liat-liatan kanan-kiri, terus nanti yang dari sebelah-sebelah lewat deh di bawah. Padahal itu pertokoan besar lho. Belum lagi kalau di restoran, jorok! Orang itu kapanpun di manapun hak-cuih ya hak-cuih aja, di restoran juga, mau ada orang makan di sebelah juga. Waktu Olimpiade kan orang-orang dari luar Beijing nggak boleh masuk Beijing, takut kebiasaan-kebiasaan yang kayak gitu tetap dibawa. Dan itu benar-benar di-sweeping ke rumah-rumah. Mau saudaranya yang punya rumah juga tetap aja nggak boleh. Orang Taiwan juga lebih terbuka sama orang asing….

Poinku adalah bahwa masing-masing dari mereka punya medan pengalaman [field of experience] yang berbeda. Satu lebih berpengalaman dengan Daratan, satu lagi dengan Taiwan. Perhatikan deh bagaimana primacy yang terjadi, sekaligus juga [mungkin] stereotipe yang terbentuk oleh penularan persepsi dari orang-orang setempat ketika Daratan dan Taiwan dipersandingkan dan diperbandingkan.





朋友

6 02 2009

lagi belajar menghafal lagu ini…

這些年一個人 風也過 雨也走
有過淚有過錯 還記得堅持什麼
真愛過才會懂 會寂寞 會回首
終有夢 終有你在心中

朋有一生一起走 那些日子不再有
一句話 一輩子 一生情 一杯酒
朋有不曾孤單過 一聲朋有你會懂
還有傷 還有痛 還要走 還有我